Kominfo Akan Pasang Mesin Pemblokir Untuk Berantas Judi Online

Kominfo Akan Pasang Mesin Pemblokir Untuk Berantas Judi Online – Tren judi online semakin menjamur di tengah masyarakat Indonesia. Dengan semakin berkembangnya teknologi telepon genggaman dan kecepatan internet yang stabil, judi online secara tidak langsung menjadi semakin mudah diakses dan merekrut pemain. Berdasarkan hal itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memasang mesin pemblokir untuk berantas judi online.

Pengajuan Anggaran Sebesar Rp 1 Triliun untuk Mesin Pemblokir Situs dan Konten Negatif

Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika baru memiliki mesin pengais yang digunakan pemerintah untuk mencari konten pornografi yang tersebar secara bebas di dunia maya. Hal ini lantas menjadi ide untuk Kementerian Komunikasi dan Informatika memasang mesin serupa untuk pemblokiran situs dan konten negatif, di mana salah satunya adalah perjudian berbasis online.

Dalam Rapat Dengar Pendapat yang diadakan bersama Komisi I DPR RI perihal pembahasan Langkah Strategis Dalam Penanganan COVID-19 di bidang Informasi dan ICT, Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Pangerapan, menyampaikan pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar Rp 1 Triliun untuk pengadaan mesin yang lebih kuat dalam menangani pencarian dan pemblokiran situs dan konten negatif.

Selama Ini, Operator yang Memblokir Situs, Bukan Pemerintah

Semuel memaparkan bahwa selama ini urusan pemblokiran situs dan konten negatif yang melanggar aturan diserahkan wewenangnya pada pihak operator yang berada di Indonesia. Sementara, pemerintah tidak memiliki kewenangan sendiri untuk hal tersebut. Pemerintah hanya menelusuri dengan mesin pengais, lalu menginfokan kepada operator untuk melakukan proses pemblokiran pada situs tersebut.

Kehadiran mesin pemblokir situs negatif dengan anggaran Rp 1 Triliun tersebut dipercaya dapat memberikan otoritas bagi pemerintah untuk memblokir situs secara mandiri. Sejauh ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah berhasil melakukan pemblokiran terhadap 1,3 juta situs negatif, termasuk 220.000 di antaranya situs judi online. Untuk konten negatif yang ada di media sosial yang sudah diblokir sebanyak 730.000 konten.

Masyarakat Bisa Berperan Aktif Membantu Pemerintah Memblokir Situs dan Konten Negatif

Blokir Situs dan Konten Negatif

Selain menggunakan mesin pengais, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menemukan konten negative berdasarkan aduan dari masyarakat yang diinfokan melalui media sosial, e-mail, dan kanal resmi lain dari Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melaporkan tentang adanya situs dan konten negatif yang masih bisa diakses secara mudah di dunia maya.

Kementerian menemukan beberapa konten negatif tersebut berdasarkan penelusuran dengan mesin crawling atau pun aduan dari masyarakat lewat kanal-kanal resmi dari Kominfo, seperti media sosial dan e-mail untuk aduan konten. Aduan tersebut kemudian akan diinvestigasi, dan apabila terbukti melanggar aturan, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menghubungi operator untuk segera memblokir akses ke situs tersebut.

Dengan merebaknya situs judi online yang kian bertambah setiap harinya, pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berusaha melakukan pemblokiran agar terciptanya masyarakat yang bersih dan aman dari bahaya judi online. Masyarakat pun dapat membantu secara aktif dengan mengadukan situs dan konten negatif yang ditemuinya.

By admin